Pennyu Learning Circles Part 2

4 menit

Dalam mencoba hal baru seringkali muncul banyak keraguan. Namun, pada situasi tertentu keluar dari zona nyaman dapat mengantarkan pada berbagai kesempatan. Eksplorasi hal baru dapat membuka peluang baru untuk bertumbuh dan menemukan sisi lain dalam diri. Hal itulah yang dialami oleh Olinda, Project Opportunity Intern saat menggambarkan pengalamannya ketika bergabung dalam suatu komunitas kreatif. 

Apa Itu Craft?

Craft adalah keterampilan atau keahlian khusus dalam menghasilkan sesuatu dengan mengutamakan proses, ketelitian, dan kualitas. Istilah ini merujuk pada hasil karya atau kerajinan yang dibuat melalui keterampilan tertentu. Craft menggambarkan penciptaan suatu barang yang bernilai kreatif dengan detail, umumnya dihasilkan secara handmade sehingga mampu menghasilkan produk yang unik. 

Baca Juga: Selalu Ada yang Pertama dalam Hidup 

Bagaimana Craft dapat Mendatangkan Connection?

Craft tidak hanya menghasilkan suatu produk, tetapi juga dapat membawa cerita personal dibaliknya. Olinda mampu menemukan koneksi selama membuat kerajinan. Ketekunan dalam belajar hal baru mengantarkan pada banyak kesempatan baik. 

Olinda dulu mengaku sempat ragu ketika ingin masuk ke dunia crafting. 

“Aku bisa ga ya bikin sesuatu yang unik dan menarik?”

“Aku belum pernah sama sekali, tapi pengen coba.”

“Ini hal baru buat aku, gimana kalau gagal dan ga cocok?”

Namun, pada akhirnya Olinda meyakinkan diri untuk mencoba terjun ke dunia crafting. Awalnya memang nggak mudah karena banyak ketakutan dan kendala, tapi berkat keberanian untuk mencoba menjadi awal perjalanan baik dan tak terduga. 

Bermula dari Kawan Pottery

Awalnya ada keresahan dalam diri untuk berkegiatan positif dan dapat menghasilkan pemasukan tambahan. Di akhir tahun 2022, Olinda merasa fomo pada teman-temannya yang bisa menghasilkan uang tambahan dari bekerja part-time dan freelance. Kemudian, ia mencari informasi lowongan kerja di sosial media, hingga menemukan Kawan Pottery. Olinda memutuskan untuk mendaftar, singkat cerita diawal tahun 2023 ia diterima dan resmi bergabung dalam tim Kawan Pottery. 

Lantas, apa itu Kawan Pottery? Kawan Pottery adalah penyedia kelas kreatif dan komunitas workshop yang berpusat di Kota Semarang. Namun, seiring waktu kegiatannya berkembang di wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta. Komunitas ini menyelenggarakan berbagai macam kreatif workshop, diantaranya crochet bag, cake decoration, punch needle, flower arrangement, perfume workshop, dessert candle, dan 3d phone case decoration. 

Awalnya Olinda berperan sebagai fasilitator mendampingi pengajar, kemudian seiring berjalannya waktu ia menekuni salah satu kelas hingga bisa menjadi tenaga pengajar pada kelas crochet bag. Awalnya timbul ketakutan tersendiri, ‘Apakah aku pantas?’. Namun, akhirnya Olinda mengiyakan dan peluang tersebut mampu mengantarkannya pada kesempatan mengajar di luar kota dan kolaborasi dengan brand terkenal. 

Berani Mencoba Hal Baru 

Pennyu Learning Circles
Pennyu Learning Circles

Berbicara di depan banyak orang bukanlah hal yang mudah, apalagi ketika harus membimbing dan mengajar peserta secara langsung. Pengalaman menarik dialami oleh Olinda saat ia menjadi workshop instructor di kelas crochet bag. Ia mengaku nervous dan tidak yakin dapat lancar berbicara di depan banyak orang. Peserta workshop terdiri dari berbagai kalangan, dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia.

Olinda mengaku itu bukan zona nyamannya sehingga ia banyak menyesuaikan diri dan belajar khususnya mengenai public speaking. 

“Challenging banget buat aku karena harus tampil di depan banyak orang, tidak hanya berbicara, tapi juga mengajar. Namun, karena aku dipercaya jadi aku beranikan diri untuk coba” tutur Olinda. 

Berproses dan Bertumbuh Melalui Craft

Perjalanan selama 1,5 tahun di Kawan Pottery membentuk Olinda menjadi pribadi yang adaptif dan kreatif. Punya skill baru, pengalaman baru, hingga koneksi yang lebih luas. Keluar dari zona nyaman dan menemukan versi diri yang sebelumnya tidak ia disadari. Ungkapan ‘coba aja dulu’ dan ‘jalanin aja’ bukan berarti kita asal dan nggak punya tujuan. Terkadang hanya perlu keberanian untuk melangkah dan mencoba menjalaninya. 

Selain menjadi fasilitator dan pengajar, Olinda juga berkesempatan menjadi koordinator sponsorship dan event di Kawan Pottery menggandeng KOL dan agensi yang berkolaborasi dengan brand parfum. Dari hal kecil bisa bertemu dengan banyak orang dan berkelana lebih jauh. Olinda menyadari bahwa jika mencoba rasa takut dan overthinking yang ada belum tentu terjadi, ternyata banyak peluang yang lebih besar untuk berkembang lebih baik lagi. 

Belajar dari Pengalaman

Belajar dari pengalaman yang telah berlalu, ketika menoleh ke belakang kita banyak belajar dari masa lalu. Hal itulah yang dirasakan oleh Olinda, perjalanannya di Kawan Pottery berhasil menempa dirinya. Kemampuan yang berhasil diperoleh di Kawan Pottery, diantaranya:

a. Percaya Diri

Ketika SMA tidak eksplor banyak hal, di rumah stuck dan kurang bersosialisasi. Ketika kuliah dan berkesempatan di Kawan Pottery Olinda makin percaya diri karena bertemu dengan orang-orang kompeten dan berpengalaman. 

b. Komunikasi

Tuntutan untuk dapat berbicara dan menyampaikan ilmu menjadi tantangan tersendiri untuk berkomunikasi dengan berbagai kalangan diantaranya anak-anak, ramah, dewasa dan lansia agar dapat menyampaikan ilmu dengan baik. 

c. Adaptasi

Adaptasi dengan lingkungan baru, pergi ke tempat-tempat yang belum pernah dikunjungi dan bertemu dengan orang-orang baru. Seperti sebuah oase di tengah zona nyaman. Maka dari itu, cara membawa diri dan beradaptasi menjadi bekal penting selama bertumbuh di Kawan Pottery.  

d. Kesabaran

Bersikap sabar dalam menghadapi berbagai karakter orang sehingga dapat menyesuaikan diri. Olinda belajar mengenai bagaimana cara menyampaikan pandangan agar dapat diterima dengan baik oleh orang lain. 

Baca Juga: Being An Extrovert, In An Introvert’s Body 

Bersyukur dan Refleksi Diri 

Olinda bersyukur kala itu ia mampu menaklukkan rasa takutnya untuk mencoba hal baru. Jika ia berkata tidak, mungkin tidak ada cerita ini. Seperti kata pepatah “Mereka yang mekar hari ini tidak ditanam kemarin”. Hal tersebut memotivasi dirinya untuk melakukan yang terbaik. Bertumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang positif dan terus meningkatkan kualitas diri menjadi bekal yang sangat berarti. 

Kalau kamu, coba tanyakan pertanyaan ini pada diri sendiri “Apa hal yang ingin kamu coba, tapi masih kamu takutkan saat ini?”

Olinda berpesan kuncinya yakni berani, tidak apa-apa jika awalnya belum percaya diri. Rasa percaya diri itu justru muncul saat kita telah mencoba melangkah. Semoga kita dapat menjadi pribadi yang berani mencoba dan mencoba berani menaklukkan setiap tantangan. Peluang baru yang barangkali tidak datang dua kali. Jadi, mari yakinkan ragu dan siap melangkah maju!

Komentar Dinonaktifkan