Tangki air menjadi bagian penting dalam menjaga ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, tangki yang digunakan secara terus-menerus dapat mengalami penumpukan kotoran, endapan, maupun lumut jika tidak dirawat dengan baik. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi kebersihan air yang tersimpan di dalamnya.
Baca Juga: Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membersihkan Tangki Air
Karena itu, membersihkan tangki air secara berkala menjadi bagian penting dari perawatan yang perlu diperhatikan. Selain berdasarkan jadwal perawatan, terdapat beberapa tanda yang dapat menunjukkan bahwa tangki perlu dibersihkan. Lantas, kapan waktu yang tepat untuk membersihkannya? Artikel ini akan membahas tanda-tanda tangki perlu dibersihkan agar kondisi tangki tetap terjaga dan dapat digunakan secara optimal.
Kebutuhan Tangki Air untuk Rumah

Tangki air dibutuhkan untuk membantu menyediakan cadangan air bersih untuk berbagai aktivitas rumah tangga, seperti mandi, mencuci, memasak, dan kebutuhan sanitasi. Keberadaannya dapat membantu menjaga ketersediaan air ketika pasokan dari sumber utama tidak stabil atau penggunaan air sedang meningkat. Namun, dalam penggunaannya perlu dibersihkan secara berkala. Maka dari itu, perawatan rutin penting dilakukan untuk membantu menjaga kebersihan tangki dan kualitas air yang tersimpan di dalamnya.
Kenapa Tangki Air Perlu Dibersihkan?
Dikutip dari detikproperti, partikel-partikel yang dibawa oleh air dapat menjadi endapan yang menumpuk di dasar tangki. Selain itu, lumut juga dapat tumbuh di sisi dalam tangki air. Apabila hal tersebut dibiarkan, maka dapat mempengaruhi kualitas air yang terdapat di dalamnya. Air dapat menjadi kotor dan keruh karena tangki air yang tidak dibersihkan.
Jenis-Jenis Kotoran dan Endapan

Dalam tangki air, kotoran dan endapan dapat berasal dari sumber air, lingkungan sekitar, maupun proses penyimpanan. Beberapa jenis endapan yang umum ditemukan antara lain:
Pasir dan Tanah
Partikel pasir dan tanah dapat terbawa bersama air yang kemudian dapat mengendap di dasar tangki. Jika dibiarkan, endapan dapat semakin menumpuk dan mempengaruhi kualitas air yang terdapat dalam tangki.
Lumpur
Lumpur biasanya berasal dari sumber air yang mengandung banyak partikel tanah. Endapan ini dapat membuat dasar tangki terlihat keruh dan kotor. Jika tidak rutin dibersihkan, dapat menimbulkan kerak.
Karat dan Partikel Logam
Sumber air dari sumur bor mengandung besi (Fe) dan Mangan (Mn) yang cukup tinggi. Hal ini dapat menyebabkan tangki air berkerak kuning kecoklatan. Jika makin lama dibiarkan akan semakin sulit untuk dibersihkan.
Lumut
Lumut dapat tumbuh ketika bagian dalam tangki mendapatkan paparan sinar matahari yang memungkinkan pertumbuhan organisme. Tangki yang berwarna cerah dan tidak memiliki proteksi anti lumut berpotensi tumbuh lumut.
Tanda-Tanda Tangki Air Perlu Dibersihkan
Masalah serius pada tangki air dapat muncul jika mengabaikan tanda kecil yang dianggap sepele. Dikutip dari Liputan6.com, berikut tanda-tanda tangki air perlu dibersihkan:
Warna Air Mulai Berubah
Air yang semula jernih tiba-tiba berubah menjadi kekuningan, kecoklatan, atau kehijauan merupakan tanda awal adanya endapan. Endapan yang teraduk dapat mempengaruhi kondisi kejernihan air. Jika hal ini terjadi pada tangki air Anda, segera lakukan pembersihan untuk menjaga air tetap higienis dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Air Mengeluarkan Bau
Air yang mengeluarkan bau tidak sedap menunjukkan indikasi bakteri dan alga. Bau tersebut muncul dari adanya sisa kotoran yang mengendap dan terurai dalam kondisi yang tertutup. Pembersihan tangki air diperlukan untuk menghentikan pertumbuhan bakteri dan mengembalikan kondisi air agar aman digunakan.
Dinding Tangki Berlumut
Dinding yang licin terjadi akibat adanya lapisan lumut dari pertumbuhan alga. Kondisi tangki yang terpapar sinar matahari secara langsung dapat mendukung pertumbuhan lumut. Lumut yang makin tebal dapat mempengaruhi kualitas air. Karena itu, penting untuk membersihkan tangki air secara rutin agar dapat menghilangkan lumut.
Endapan di Dasar Tangki
Endapan pasir, tanah, maupun lumpur merupakan penumpukan kotoran yang tidak pernah dibersihkan. Jika tangki tidak pernah dibersihkan, maka endapan akan semakin tebal dan sulit dihilangkan. Saat volume sedikit maupun air berlebih, endapan dapat teraduk sehingga air menjadi keruh.
Debit Aliran Air Mengecil
Aliran air yang mengecil disebabkan oleh kotoran yang mengendap pada saluran outlet tangki air. Partikel seperti lumpur, pasir, dan lumut dapat menumpuk sehingga menghambat aliran air menuju pipa distribusi. Jika kondisi ini terjadi, segera bersihkan tangki air agar aliran air dapat kembali lancar.
Air Memiliki Rasa
Perubahan signifikan air menjadi pahit atau aneh menandakan bahwa terdapat kontaminasi pada air. Rasa aneh tersebut berasal dari senyawa organik hasil aktivitas mikroorganisme. Pembersihan tangki air menjadi langkah tepat untuk mengembalikan kualitas air sebelum digunakan kembali.
Kulit Gatal Setelah Menggunakan Air
Rasa gatal muncul akibat kontaminasi bakteri. Selain itu, kondisi air yang kotor dapat menyebabkan iritasi kulit. Penumpukan kotoran dan endapan pada tangki berpotensi menimbulkan kontaminasi bakteri. Tangki air yang dikuras secara rutin dapat mengurangi pertumbuhan bakteri sehingga air lebih aman digunakan.
Tidak Dikuras Lebih dari 6 Bulan
Tangki air yang tidak dikuras selama lebih dari 6 bulan berpotensi mengalami penumpukan endapan dan bakteri. Kondisi air yang mengalir lancar dan jernih belum tentu memiliki kualitas air yang baik. Karena itu, pemeriksaan dan pembersihan secara berkala diperlukan untuk menjaga kualitas air tetap bersih dan higienis.
Baca Juga: Perbedaan Lumut dan Endapan di Tangki Air
Seberapa Sering Perlu Dibersihkan?
Tangki air sebaiknya diperiksa secara rutin dan dibersihkan ketika mulai ditemukan endapan atau kotoran di dalamnya. Anda dapat menjadwalkan pengurasan tangki air setiap 6 bulan sekali. Namun, jika sumber air lebih kotor, maka dapat dibersihkan lebih sering setiap 4 bulan sekali atau dapat disesuaikan dengan kebutuhan.
Pembersihan tandon air dapat dilakukan dengan mudah. Namun, satu hal yang perlu diingat bahwa Anda dihimbau tidak perlu masuk ke dalam tangki karena lapisan tangki belum tentu dapat menahan beban manusia. Cara yang tepat yakni menggunakan sikat yang lembut agar tidak merusak dinding tangki.
Jika ingin membersihkan tangki, Anda dapat melapisi sikat dengan kain. Larutkan sitrun ke dalam tangki agar kotoran dalam tangki luruh. Kemudian, sisa kotoran yang masih menempel dapat dibersihkan menggunakan sikat yang dilapisi dengan kain. Perlu diingat bahwa pembersihan menggunakan sikat yang abrasif dan keras dapat merusak dinding tangki.
Tips Agar Tangki Air Tidak Cepat Kotor
a. Pastikan Tangki Tertutup Rapat: Penutup tangki yang terpasang dengan baik dapat membantu mencegah debu, daun, serangga, dan kotoran dari lingkungan masuk ke dalam tangki.
b. Tempatkan Tangki di Lokasi yang Sesuai: Hindari menempatkan tangki di area yang mudah terkena kotoran. Jika tangki berada di luar ruangan, pastikan tidak langsung terkena cahaya matahari.
c. Gunakan Sumber Air yang Bersih: Kualitas air yang masuk mempengaruhi jumlah endapan. Air yang membawa banyak partikel dari luar dapat membuat tangki lebih cepat kotor.
d. Periksa dan Bersihkan Tangki Secara Berkala: Pemeriksaan rutin membantu mendeteksi lumut dan endapan sejak dini. Selain itu, jangan lupa jadwalkan pembersihan secara rutin.
Pilih Tangki Air Pennyu untuk Kebutuhan Rumah
Tangki Air Pennyu dapat menjadi pilihan untuk kebutuhan rumah dengan berbagai kapasitas yang dapat disesuaikan dengan jumlah penghuni dan kebutuhan pengguna. Selain itu, Pennyu menghadirkan tangki dengan sejumlah keunggulan, seperti bersertifikasi SNI, dijamin bebas lumut, garansi langsung dari pabrik, layanan after sales, serta kapasitas 12% lebih besar.

Konsultasi & Pembelian Langsung via WhatsApp
Masih bingung menentukan kapasitas atau jenis tangki air yang sesuai untuk kebutuhan rumah? Konsultasikan kebutuhan Anda bersama tim Pennyu untuk mendapatkan informasi mengenai pilihan produk, kapasitas, hingga kebutuhan pemasangan.
Hubungi Customer Experience Pennyu melalui WhatsApp dan temukan solusi penampungan air yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Klik Disini!





