Septic tank menjadi bagian penting dalam sistem sanitasi rumah karena berfungsi dalam menampung limbah toilet. Namun, septic tank dapat mengalami kondisi penuh akibat penumpukan limbah sehingga septic tank tidak dapat berfungsi semestinya. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti toilet sulit mengalir, muncul bau tidak sedap, hingga beresiko mengganggu kebersihan lingkungan.
Baca Juga: Solusi Ramah Lingkungan: Gunakan Bio Sapiteng untuk Proyek Perumahan
Namun, seringkali septic tank penuh baru disadari setelah masalah muncul. Padahal, mengenali tanda-tandanya sejak awal dapat membantu menentukan langkah penanganan yang tepat dalam mencegah gangguan sanitasi menjadi makin parah. Lantas, apa saja tanda septic tank penuh dan bagaimana cara mengatasinya? Artikel ini akan membahas mengenai tanda septic tank penuh dan cara untuk mengatasinya.
Apa yang Menyebabkan Septic Tank Penuh?
Septic tank dapat menjadi penuh disebabkan oleh penyaluran dan penimbunan kotoran dalam buis beton atau sumur resapan. Selain itu, septic tank juga dapat penuh karena adanya penumpukan antara inlet dari WC sehingga kotoran tidak dapat masuk melalui pipa. Dikutip dari Kompas.com, septic tank dapat tersumbat karena tidak disedot secara teratur. Ketika limbah padatan dalam septic tank penuh dapat masuk ke pipa outlet sehingga keluar dari tangki. Langkah penanganan yang tepat yakni menghubungi layanan perbaikan sistem septic tank untuk memeriksa dan mengatasi masalah yang ada.
Tanda Septic Tank Mulai Penuh
Dikutip dari Detik Properti yang dilansir dari Forbes Home, terdapat tanda-tanda yang muncul saat septic tank mulai penuh. Adapun tanda-tanda septic tank penuh diantaranya sebagai berikut:
a. Saluran Air Melambat
Septic tank memiliki saluran berupa pipa yang terhubung dengan tempat pembuangan. JIka tangki septik terisi penuh, dapat mengakibatkan air pada kloset mengalir dengan lambat. Biasanya air akan berputar-putar atau menggenang ketika di-flush. Masalah ini merupakan indikasi adanya sumbatan pada pipa maupun kapasitas tangki sudah penuh.
b. Muncul Bau Tak Sedap
Ketika muncul bau tak sedap, Anda dapat memeriksa tangki septik. Saat kapasitas tangki mulai penuh sehingga tidak bisa menampung cairan dan gas akan muncul bau tak sedap dari cairan dan gas dalam tangki septik.
c. Tumbuh Rumput dengan Cepat
Pertumbuhan rumput yang relatif cepat dapat terjadi karena adanya kebocoran pada septic tank. Limbah yang keluar dari tangki dapat menjadi pupuk alami bagi rumput dan tanaman di sekitarnya. Karena itu, jika septic tank penuh dan mengalami kebocoran dapat menyebabkan rumput dan tanaman tumbuh subur.
d. Genangan Air di Halaman
Adanya genangan air di sekitar septic tank menjadi salah satu tanda adanya kebocoran. Halaman yang tidak memiliki resapan yang baik dapat menimbulkan genangan air. Meskipun terlihat jernih, air yang keluar dari tangki merupakan limbah septik.
e. Banyak Serangga
Jika terdapat banyak serangga seperti lalat dan hama dapat menjadi tanda adanya masalah pada septic tank. Lalat seringkali bertelur di area yang basah. Selain itu, hama juga dapat bertelur di genangan air yang terdapat di sekitar tangki septik.
f. Muncul Suara Gemericik
Suara gemericik yang muncul di toilet, saluran pembuangan, ataupun pipa merupakan salah satu tanda tangki septik mulai penuh. Suara gemericik terjadi ketika ada penumpukan lumpur di tangki septik yang menyebabkan gelembung udara terjebak.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Septic Tank Penuh?
Jika septic tank sudah penuh, penanganan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin agar tidak menyebabkan limbah meluap dan mengganggu sistem sanitasi. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
a. Hentikan Penggunaan Toilet Sementara
Kurangi atau hentikan penggunaan toilet yang terhubung dengan septic tank untuk mencegah volume limbah semakin bertambah. Langkah ini juga membantu mengurangi risiko air limbah meluap ke kamar mandi atau halaman.
b. Periksa Kondisi Septic Tank
Pastikan terlebih dahulu apakah masalah disebabkan oleh septic tank yang penuh, saluran yang tersumbat, atau sistem yang tidak berjalan optimal. Pemeriksaan dapat dilakukan dengan bantuan tenaga profesional untuk menghindari kesalahan penanganan.
c. Lakukan Penyedotan Jika Diperlukan
Jika septic tank memang sudah penuh, penyedotan dapat menjadi solusi yang tepat untuk mengurangi endapan. Gunakan jasa penyedotan septic tank yang memiliki peralatan dan prosedur penanganan limbah yang sesuai dan terpercaya.
d. Hindari Membuang Sampah ke Toilet
Jangan membuang tisu, pembalut, popok, minyak, bungkus shampo atau sampah rumah tangga lainnya ke toilet. Material tersebut dapat menyumbat saluran dan membuat septic tank lebih cepat mengalami masalah.
e. Pertimbangkan Sistem Septic Tank yang Tepat
Jika septic tank sering penuh atau membutuhkan penyedotan dalam waktu singkat, evaluasi kembali kapasitas dan sistem pengolahannya. Kapasitas yang terlalu kecil berdampak pada tangki yang cepat penuh. Selain itu, sistem pengolahan yang kurang optimal juga riskan timbul permasalahan di kemudian hari.
f. Perhatikan Adanya Limbah yang Mengalir Balik
Salah satu tanda tangki septik meluap adalah terjadinya aliran balik limbah. Anda mungkin mencium baunya sebelum melihatnya atau memperhatikan air limbah mengalir kembali ke saluran pembuangan, biasanya di saluran bak mandi atau saluran pembuangan di ruang bawah tanah.
Cara Mencegah Septic Tank Cepat Penuh
Dikutip dari properti.kompas.com, cara agar septic tank tidak cepat penuh berkaitan dengan kebiasaan penggunaan dan faktor-faktor terkait lainnya. Hal utama yang harus Anda lakukan yakni tidak membuang barang sembarangan yang dapat menyumbat septic tank, seperti tisu basah, popok, dan produk kebersihan wanita. Selain itu, pemompaan septic tank secara teratur dapat membantu mencegah penumpukan dan memperpanjang jangka waktu sistem tangki septik. Sebaiknya lakukan pemompaan setiap 3-5 tahun sekali disesuaikan dengan ukuran tangki dan jumlah pemakainya.
Baca Juga: Cara Kerja Bio Septic Tank
Solusi Alternatif Bio Septic Tank

Selain melakukan penyedotan ketika septic tank penuh, Anda dapat mempertimbangkan penggunaan bio septic tank sebagai alternatif sistem pengolahan limbah toilet. Bio septic tank dirancang untuk membantu mengolah limbah secara biologis sehingga pengelolaan limbah menjadi lebih praktis dan efisien.
Perbedaan Bio Septic Tank dengan Septic Tank Konvensional
| Bio Septic Tank | Septic Tank Konvensional |
| Sistem penguraian memanfaatkan bioteknologi yang membuat jumlah bakteri pengurai lebih banyak. | Sistem penguraian masih menggunakan pengolahan limbah tradisional. |
| Tidak perlu sedot secara berkala. | Perlu sedot secara berkala setiap 3-5 tahun sekali. |
| Cara pemasangan lebih efisien tenaga dan waktu. | Cara pemasangan memerlukan banyak waktu, tenaga, serta perlu menyediakan ruang yang besar sesuai standar SNI. |
| Ukuran lebih kecil dan tidak mudah penuh. | Ukuran lebih besar. |
| Material menggunakan plastik polietilen (PE) dengan daya tahan lebih kuat. | Material menggunakan batu bata yang diplester atau buis beton. |
Jika Anda memilih menggunakan Septic tank konvensional, Anda dapat menambahkan bakteri pengurai BMAX untuk membantu proses penguraian limbah toilet sehingga tangki septik tidak cepat penuh dan mampet. Selain itu, dapat menghilangkan bau tak sedap dari limbah toilet. Namun, alternatif lain Anda dapat menggunakan Pennyu Bio Septic Tank sebagai solusi praktis kebutuhan sanitasi.
Gunakan Bio Septic Tank Pennyu

Bio Septic Tank Pennyu
- Lolos Uji Lab Sucofindo & DLH
- Tidak Perlu Sedot Berkala
- Garansi Dijamin Pabrik
- Ramah Lingkungan
- Garansi 12 Tahun
Pennyu Bio Septic Tank dapat menjadi salah satu pilihan untuk pengolahan limbah toilet karena dirancang dengan sistem yang membantu mengurangi intensitas penyedotan berkala. Dengan sistem pengolahan yang tepat, pengelolaan limbah toilet dapat menjadi lebih praktis sekaligus mendukung lingkungan yang lebih bersih.
Pennyu Bio Septic Tank menghasilkan limbah cair yang lebih ramah lingkungan sehingga dapat langsung dialirkan ke selokan. Limbah hasil olahan telah lolos uji Laboratorium Sucofindo dan Dinas Lingkungan Hidup.

Butuh solusi sanitasi yang praktis dan ramah lingkungan? Hubungi Customer Experience Pennyu untuk mendapatkan informasi dan rekomendasi sesuai kebutuhan Anda. Pennyu Pasti Beres!




