dampak kemarau, kemarau panjang

Sumber: Istimewa


2 menit

Ancaman kekeringan adalah musuh nomor satu saat musim kemarau melanda. Kebutuhan akan air untuk penggunaan sehari-hari pun sulit karena sumber air bersih seperti sumur mengering.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia memperkirakan awal musim kemarau berlangsung sejak April hingga Juni 2023. Kemudian untuk puncak musim kemarau terjadi pada Juli sampai Agustus 2023.

Baca juga: Tumbuhkan Kepedulian saat Kekeringan di Musim Kemarau

Apakah Anda tahu jika musim kemarau saat ini diperparah dengan fenomena El-Nino? Karena adanya El-Nino curah hujan di Indonesia akan berkurang tentunya berpotensi terjadinya kekeringan. Terbaru, diprediksi oleh BMKG dan Pusat Iklim Dunia, El-Nino terus bertahan pada level moderat hingga Desember-Februari 2024.

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda lakukan di rumah untuk meminimalisir kekeringan.

1. Konservasi Air

musim kemarau, kekeringan melanda
Sumber: Istimewa

Ini adalah cara dasar yang semestinya bisa dilakukan oleh semua orang. Konservasi air adalah menggunakan air bersih dengan bijak. Anda bisa melakukannya serta mengajak orang lain untuk mengecek apakah ada kebocoran pada keran maupun pipa air di rumah.

Selain itu, kita juga harus sadar diri dengan tidak boros air bersih. Seperti jangan membuang-buang air bersih saat mandi dan mencuci tangan.

2. Panen Air Hujan

Antisipasi Dampak Kekeringan dengan Memanen Air Hujan, Begini CaranyaCara ini adalah salah satu langkah efektif dalam mengantisipasi kekeringan. Panen air hujan merupakan cara sederhana karena bisa dilakukan untuk skala rumah tangga, lahan pertanian, perkampungan, hingga industri.

Panen air hujan bisa dilakukan mulai dari membuat penampungan air di rumah dan memasukkannya ke dalam sumur resapan. Selanjutnya untuk area lahan pertanian, petani bisa membuat kolam konservasi sebagai penampungan air hujan.

3. Sumber Air Bersih Alternatif

musim kemarau, kekeringan
Sumber: huffpost.com

Untuk mengantisipasi kekeringan, Anda juga bisa memanfaatkan sumber air bersih alternatif seperti sumur bor atau jika berada di pegunungan Anda bisa memanfaatkan sumber mata air yang masih alami.

Anda juga bisa mencari sumber air yang masih tersedia contohnya dengan mencarinya di sepanjang alur sungai atau sungai bawah tanah. Lalu Anda pun bisa merawat sumur-sumur yang tidak terpakai kemudian menggalinya lebih dalam.

4. Menggunakan Tandon Air Berkualitas

instalasi tandon air, kualitas tandon air, musim kemarauMenggunakan produk sanitasi berkualitas untuk menghemat air adalah pilihan bijak mencegah kekeringan saat musim kemarau. Salah satunya yaitu Anda bisa menampung air bersih menggunakan tangki air dijamin bebas lumut.

Tangki air berfungsi sebagai penyedia cadangan air selama periode kekeringan. Dengan demikian Anda memiliki akses terhadap air untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi, mencuci, dan memasak tanpa harus mengandalkan pasokan air harian yang mungkin terganggu.

Baca juga: Inilah 5 Dampak Buruk Krisis Air Bersih Terhadap Kehidupan

Alasan harus memilih tangki air Dijamin Bebas Lumut adalah untuk melindungi air bersih dari pencemaran lumut. Selama kekeringan, kebersihan diri dan lingkungan tetap penting. Tangki air memastikan cukup air bersih untuk mencuci tangan, membersihkan rumah, dan menjaga sanitasi pribadi yang baik.

Gunakan Tangki Air Pennyu Dijamin Bebas Lumut untuk menampung air bersih Anda selama musim kemarau. Selain air yang ditampung terbebas dari kotoran lumut, keuntungan menggunakan Tangki Air Pennyu lainnya yaitu penampungan air ini dilindungi garansi selama 21 tahun, tersedia dalam berbagai ukuran dan warna yang dapat dipadupadankan dengan kebutuhan dan dekorasi rumah Anda.

Informasi lebih lanjut mengenai Tangki Air Pennyu bisa ditanyakan langsung ke Customer Care Pennyu 08170736698 atau bisa langsung kunjungi Official Store Pennyu Indonesia di Shopee dan Tokopedia.

Komentar Dinonaktifkan