Virus Corona Menerjang, Tenang Kamu Akan Baik-Baik Saja

“Always behave like a duck- keep calm and unruffled on the surface, but paddle like the devil underneath.”

Jacob Braude

Virus Corona yang terjadi pada Januari 2020 saja sudah banyak isu yang menggemparkan dunia salah satunya adalah akan diselenggarakannya perang dunia ketiga dengan panitia persiapan yang sudah cukup matang. Namun, kali ini isu tersebut kalah dengan Mahluk yang berukuran kurang dari 1 nanometer, yup kecil banget sampai-sampai tidak bisa membayangkan bentuknya karena ukurannya yang super duper kecil dan namanya adalah Virus Corona. Untungnya, bahkan belum tahu sudah boleh dikatakan untung apa belum, tapi satu yang pasti berkat Virus ini dunia tidak lagi terancam oleh isu Perang Dunia Ketiga yang sempat santer pada awal tahun 2020 sampai awal bulan Februari tahun ini. Justru karena Virus Corona ini masyarakat dunia menjadi saling bahu-membahu untuk menyelesaikan masalah ini yaitu Corona, musuh umat manusia.

Sekarang wabah atau pandemi yang melanda membuat semua orang gila dalam artian yang baik sekaligus yang buruk. Misalnya kegilaan yang buruk adalah harga-harga barang bebersih yang tadinya kalem-kalem saja menjadi melambung sampai tidak terlihat di pelupuk mata. Harga hand sanitizer yang awalnya berkisar Rp. 14.000 sampai Rp. 16.000 saja saat ini sudah berada diangka Rp. 80.000 dengan kapasitas yang sama. Sama halnya dengan harga masker yang biasa dijual Rp. 30.000 sampai dengan Rp. 40.000 saja per box juga mengalami peningkatan harga yang tidak wajar. Saat itu harga per box masker dengan kualifikasi yang sama dijual hingga Rp. 250.000 per box. Gila bukan? Selain itu juga banyak beredar video yang menunjukkan betapa langkanya bahan pangan yang disebabkan oleh masyarakat yang melakukan panic buying dengan membeli kebutuhan pangan dengan jumlah yang sangat banyak. Hal tersebut tentu saja berbahaya untuk dilakukan ya, mengapa? Karena hal tyersebut bisa aja memicu terjadinya kelangkaan barang karena stock yang seharusnya dapat diperkirakan habis dalan kurun waktu tertentu justru habis di waktu yang lebih singkat. Selain itu, adapula kegilaan yang baik yaitu dedikasi praktisi-praktisi kesehatan yang  sangat membantu dalam menghadapi kondisi seperti ini. Mereka rela mempertaruhkan keselamatannya dan orang-orang tercintanya untuk berbakti kepada negeri. Ada sisi baik yang harus kita hargai dan berikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Kamu tidak perlu panik.

Jika kamu sadar, kamu sudah menemukan beberapa imbauan untuk tidak panik bukan? Mengapa begitu? Karena kepanikan hanya akan membawa hal yang buruk dan menghabiskan energi. Ada baiknya kita lebih berfokus untuk menjalankan protokol keamanan untuk menjaga diri dan orang-orang tercinta kita. Meski terlihat sederhana, berbagai protokol yang terlihat merepotkan tersebut cukup ampuh loh untuk menekan penyebarannya Virus Corona. Sebenarnya, cukup mencuci tangan, langsung pisahkan pakaian kotor, makan makanan yang sehat dan bergizi, cukupi minum air untuk keperluan hidrasi dan vitamin secukupnya. Kalau kamu tinggal sendirian dan melakukan work from home dan tidak melakukan kontak dengan siapapunsebenarnya cara itu cukup untuk melindungi diri. Namun, jika kamu belum atau bahkan belum mendapat privilege tersebut dan masih harus melakukan kontak dengan orang lain maka, kamu bisa menambakan hard social and physical distancing. Mengapa? Karena cara itu terbukti efektif loh untuk mengurangi persebaran virus itu sendiri. Meski terlihat sederhana tapi merepotkan dan banyak diabaikan, justru cara inilah yang ampuh. Banyak dari kita yang sudah paham betul dengan “lebih baik mencegah daripada mengobati” orang di seluruh dunia sudah paham betul terlebih orang Indonesia, pasti sudah sangat tahu betul.

Segala macam protokol itu di rancang untuk mencegah tapi banyak sekali orang-orang dari lapisan masyarakat kita yang teramat percaya diri dengan kekebalan tubuh yang dia miliki. Fasilitas work from home malah jadi sarana rekreasi dan silaturahmi antar warga dengan dalih untuk mejaga tali persaudaraan. Padahal, tidak tahu saja orang yang barusan di temuinya itu baru saja bertemu dengan siapa dan orang yang barusan bertemu dengan orang yang ditemuinya itu baru bertemu dengan siapa saja. Cukup repot bukan? Nah, yang berbahaya dari virus ini adalah hal yang seperti itu.

Dia ngga kemana-mana kok!

Bagaimana dengan orang yang tinggal satu rumah dengan dia?

Mereka juga ngga kemana-mana kok!

Bagaimana dengan kamu sendiri? Mungkin saja loh kamu sudah terinfeksi tapi kamu tidak menunjukkan berbagai symptoms seperti yang di beritakan. Kasus yang seperti ini juga sering muncul dan justru kamu bisa menjadi super spreader karena kamu tidak memiliki symptoms dan berjalan kesana kemari seperti tidak terjadi apa-apa dan malah membahayakan orang banyak mengingat banyak sekali kasus yang dilaporkan pengidap hanya mendapatkan kasus yang ringan. Namun, untuk beberapa kasus bisa menjadi sangat berbahaya dan menyebabkan kematian.

Selama kamu bisa dan mau secara suka rela untuk mengikuti seluruh protokol keamanan yang ada maka, kamu akan baik-baik saja. Sedikit menjadi tantangan memang untuk kebanyakan orang melakukan social dan physical distancing karena kultur dari negara kita sendiri yang menjunjung tinggi guyub dan rukun. Meski begitu, tidak apa-apa loh untuk menjadi sedikit tegas kepada orang-orang sekitar yang selalu saja ngajak kumpul di saat yang seperti ini. Jangan lupa pula, cuci tangan yang bersih menggunakan sabun atau mencuci tangan dengan baik dan benar seperti yang sudah kami tulis dalam Cara Sederhana Mencegah Virus Corona (Covid 19). Sekali lagi, jangan panik dan kamu akan baik-baik saja.

Terimakasih.

1 thought on “Virus Corona Menerjang, Tenang Kamu Akan Baik-Baik Saja”

Leave a Comment